Monday, May 20, 2013

Kenali Coklat Bagi Wanita Kawan Atau Lawan?




Timbulnya emosi sangat dipengaruhi oleh hormon. Itu sebabnya selalu ada penjelasan medis mengapa laki-laki cenderung lebih mudah terangsang secara seksual, perempuan lebih sensitif ketika menjelang menstruasi, atau timbul keinginan craving for chocolate saat emosi sedang down. Itu karena, potongan kecil cokelat saja mampu “menghidupkan” neurotransmiter bahagia, pembawa sinyal dalam sel-sel otak, yang kemudian memproduksi endorfin, hormon pembangkit perasaan antusias dan bahagia. Nikmatnya rasa cokelat yang manis dan pekat, mendatangkan excitement tersendiri dan menjadikan cokelat sebagai sesuatu yang biasanya dicari ketika seseorang, terutama perempuan yang cenderung lebih sensitif perasaannya, untuk mencari cokelat. Nikmati potongan cokelat itu dengan baik, lalu ketika keinginan untuk menikmati lebih banyak lagi cokelat, sebaiknya ganti dengan buah-buahan yang rendah gula dan sama-sama mengandung flavonoid -yang ada dalam cokelat- seperti strawberry atau blueberry. Hal ini dilakukan tentu saja untuk menghindari berat badan melonjak karena terlalu asyik mengulum cokelat.


Organ dalam tubuh

Bukan rahasia juga kalau cokelat punya andil dalam menjaga kesehatan organ dalam tubuh, khususnya jantung. Seperti yang sudah disebutkan tadi, cokelat mengandung flavonoid, yang punya efek besar kesehatan. Mengonsumsi potongan kecil dark chocolate setiap hari, berpengaruh positif untuk kesehatan vaskular, antara lain menurunkan tekanan darah, memperbaiki aliran darah ke otak dan jantung, juga membuat trombosit lebih cair sehingga mencegah pembekuan darah yang menyebabkan serangan jantung dan stroke. Selain “menyayangi” jantung, kehadiran flavonoid yang didapat dari konsumsi dark chocolate dengan jumlah terkontrol, juga berguna untuk mengontrol pembentukan LDL atau Lipoprotein densitas rendah atau yang kerap dianggap sebagai kolesterol jahat dan meningkatkan pembuatan HDL atau Lipoprotein densitas tinggi yang menjadi kolesterol baik. Tentu saja lagi-lagi, ada aturan tertentu untuk mendapatkan manfaat dari cokelat, antara lain porsinya yang dibatasi yang nggak lebih dari 100 gram per hari, serta memilih dark chocolate ketimbang cokelat dengan added sugar yang malah mendatangkan masalah lain berkaitan dengan kandungan gulanya yang tinggi.


Kulit

Untuk kulit, cokelat termasuk sahabat yang baik, karena mengandung antioksidan untuk memerangi radikal bebas yang bisa menyebabkan penuaan dini dan kekeringan kulit. Radikal bebas sendiri ada di sekitar kita, mulai dari asap rokok, polusi udara, hingga makanan, yang berpengaruh pada sistem kerja sel tubuh. Untuk menghindari serangan radikal bebas yang berefek pada daya tahan tubuh, dibutuhkan antioksidan untuk memeranginya, dan kandungan antioksidan tersebut terdapat pada buah-buahan, sayuran, dan tentu saja...cokelat. Perawatan kulit berbasis cokelat memang bukan hal baru di berbagai salon kecantikan, namun hasilnya nggak akan efektif bila jadwal ke salon nggak rutin diakibatkan rutinitas kerja yang padat. The Body Shop sebagai salah satu merk perawatan kulit alami, menyadari manfaat cokelat tersebut dan menjadikan kandungan tersebut sebagai varian terbaru mereka bertitel Chocomania. Terdiri dari shower cream, soap bar, body scrub, body lotion, body butter, dan lip butter, Chocomania adalah sepaket lengkap perawatan kulit yang berasal dari ekstrak cokelat terbaik di dunia. Bukan hanya kandungannya, aroma cokelat yang khas dan menggiurkan, menjadi semacam aromaterapi juga karena mendatangkan sensasi bersih, harum, sekaligus bersemangat. Dan benar saja, ketika kami mencoba sendiri semua bentuk produk perawatan Chocomania, mulai dari shower cream-nya yang kental, kemudian dilanjutkan dengan body butter dan body lotion, serta lip butter, sensasi bersih, wangi, dan kulit lebih lembap memang didapatkan. Fakta klinis yang mengatakan bahwa cokelat meningkatkan hormon endorfin yang menimbulkan perasaan bahagia, ternyata juga bisa dirasakan dengan menggunakan produk serba cokelat ini!

No comments:

Post a Comment